info kesehatan/unik/serba serbi

Monday, 5 January 2015

Lima Pemicu Organ Intim Wanita Tidak Subur

Lima Pemicu Organ Intim Wanita Tidak Subur

WANITA tidak subur tentu memiliki pemicu yang beragam. Umumnya, dihadapkan dengan masalah di area sensitif organ intim.
Berikut ini lima pemicu utama seorang wanita mandul yang patut Anda ketahui, seperti dikutip Medicmagic, Senin (5/1/2015).
Rusaknya saluran tuba
Saluran tuba (tabung fallopi) yang juga dikenal sebagai oviduk atau bulu rahim, menjadi pemicu utama wanita mengalami kemandulan. Karenanya, dapat menghambat sel untuk memenuhi sel telur dan sperma. Selain itu pual dapat menyebabkan penyakit menular seksual, seperti klamidia dan gonore.
Endometriosis
Endometriosis adalah suatu kondisi ketika lapisan rahim tumbuh di luar rahim yang menyebabkan jaringan parut, nyeri dan perdarahan berat, juga dapat merusak saluran tuba dan ovarium. Munculnya jumlah minimal endometriosis di panggul, diyakini memengaruhi kesuburan dengan melepaskan zat beracun, yang dapat mengurangi potensi telur untuk dibuahi oleh sel sperma.
Kerusakan pada ovarium
Ovarium yang rusak juga dapat menyebabkan infertilitas. Penyakit seperti radang panggul atau endometriosis, bisa membuat ovarium berada dalam posisi yang abnormal atau membentuk penghalang, sehingga mengurangi kemampuan untuk membuahi telur selama ovulasi.
Abnormal ovulasi
Abnormal ovulasi juga merupakan penyebab umum dari ketidaksuburan perempuan. Beberapa wanita bahkan tidak berovulasi sama sekali. Sementara bila seseorang berovulasi terlalu dini, sangat memengaruhi kesehatan reproduksi wanita, karena menurunnya kualitas telur yang menjadi penentu utama kehamilan.
Ukuran rahim abnormal
Tidak sedikit kaum hawa memiliki bentuk rahim abnormal. Biasanya masalah ini terjadi karena efek samping dari obat-obatan berbasis bahan kimia, di saat masa-masa kehamilan sang ibu. Sebuah contoh umum dari gangguan ini adalah rahim berbentuk ‘T', yang merupakan ukuran rahim dan rahim rongga yang secara signifikan lebih kecil dari ukuran rahim yang normal.

Sumber