info kesehatan/unik/serba serbi

Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Monday, 19 November 2012

Pesawat Angkut PD II Napak Tilas di Indonesia

Pesawat dengan nama DC 3 ini merupakan pesawat bersejarah karena menjelajah Inggris - Selandia Baru yang pertama kalinya pada 1936 silam.

pesawat,dc 3,tapak tilas,penerbangan,sejarah,perang dunia 2Olivia Lewi
Pesawat Dacota -DC 3  yang merupakan pesawat angkut pada Perang Dunia II yang digunakan untuk menjelajah dunia melakukan napak tilas di Indonesia. Pada Rabu (7/11), pukul 13.30 WIB, pesawat ini mendarat di Bandara Internasional Adisutjipto, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pesawat ini pernah digunakan oleh pilot perempuan, Jean Batten, untuk menjelajah Inggris - Selandia Baru pada 1936 silam. Perjalanan Batten menempatkannya dalam rekor dunia selama 40 tahun karena berhasil melakukan perjalanan selama 11 hari 45 menit dan pertama kalinya dilakukan kala itu. Batten melakukan napak tilas melalui 15 negara untuk menikmati panorama sekaligus mendatangi cagar-cagar budaya di sana.
Rute yang ditempuh oleh pesawat ini mulai dari Lympne (Inggris)  – Marseille – Brindisi (Italia) – Larnaca (Siprus)- Amman (Yordania) - Kuwait-Muscat (Oman) - Karachi (Pakistan) – Agra (India)- Rangoon (Myanmar) - Penang (Malaysia) – Selatar (Singapura) -Yogyakarta – Kupang - Darwin- Mt.Isa - Longreach - Brisbane - Northfolk Island (Australia) - Auckland (Selandia Baru).
Akhirnya, setelah 76 tahun peristiwa ini tidak terulang, ketiga pilot, Christian Goezinne (Belanda), Philipe A Jay (Prancis), serta Paul Bazeley (Inggris) mengulang kembali napak tilas dengan pesawat yang lebih muda dari yang dipakai Batten.
Pesawat ini dibuat tahun 1942 dengan nomor lambung N451ZS bertuliskan AIRSCAPADE DC3, dengan ekor bergambar Jean Batten. "Ini adalah penerbangan napak tilas yang sudah dilakukan Jean Batten 76 tahun lalu. Penerbangan sudah dimulai pada 25 Oktober lalu dan sampai Yogyakarta melalui 60 jam terbang, " kata Goezinne di Bandar Udara Adisutjipto, Yogyakarta, Rabu (7/11).
Goezinne mengatakan, pesawat tersebut masih manual. Alat-alat navigasi pun tidak ada yang baru. "Tidak ada outopilot, pesawat dirancang kokoh untuk perang. Navigasinya sangat dasar. Kendati begitu interiornya sudah dibuat nyaman, dari tempat duduk, stereoset, dan kenyamanan lainnya," katanya.
Pesawat dengan satu mesin ini hanya mampu terbang di ketinggian di bawah 13 ribu kaki. Karena tidak ada navigator radar yang canggih, maka pilot harus waspada jika ada badai di langit.
Menurut jadwal, para kru pesawat dan penumpang akan tiba di Auckland pada 14 November mendatang. Karena pesawat itu sudah tua, setiap singgah di bandar udara harus diperiksa. Dan karena tidak ada peralatan yang bisa memantau kerusakan secara otomatis (computerized), kru pesawat pun harus mengisi bahan bakar.
Kru pesawat berjumlah 11 orang yang terdiri dari tiga pilot dan delapan penumpang. Beberapa kru akan melakukan kunjungan ke Candi Borobudur yang merupakan salah satu keajaiban dunia.

Sumber ;

Tuesday, 13 November 2012

Pilot Amerika ini Berperan Membantu Kemerdekaan Indonesia

Simpati dan ketulusan menolong seringkali melintasi batas nasionalisme.Salah satu contoh nyata yakni kisah dari seorang pilot berkebangsaan Amerika yang ikut terlibat aktif saat awal kemerdekaan Indonesia. 
Namanya Robert Earl Freeberg atau akrab dipanggil Bob, pilot bayaran berkebangsaan Amerika Serikat ini gagah berani terbang menembus blokade udara Belanda. Ia belasan kali menjalankan operasi 'black flight' atau penerbangan gelap menyelundupkan candu dan berbagai hasil alam Indonesia untuk ditukar senjata atau uang di luar negeri. Hasil penyelundupan itu digunakan pemerintah Soekarno untuk membiayai negara di masa sulit awal kemerdekaan.

Di mata Presiden Soekarno, Bob adalah orang yang idealis. Dia ditakdirkan datang untuk membantu perjuangan rakyat Indonesia.

"Seorang pemuda pada suatu hari muncul entah darimana dan memperkenalkan dirinya. Namaku Bob Freeberg. Aku orang Amerika. Aku seorang pilot dan menaruh simpati pada perjuangan anda. Bantuan apa yang dapat kuberikan?" demikian Soekarno dalam biografi yang ditulis Cindy Adams.

Bob adalah mantan penerbang tempur Angkatan Laut Amerika Serikat saat perang dunia ke II. Setelah perang berakhir, pria asal Kansas ini menjadi pilot carter CALI (Commercial Air Lines Incorporated) Filipina. Dia bertemu Opsir Udara III Petit Muharto Kartodirdjo di Singapura dan segera menyatakan kesediaannya untuk melakukan penerbangan untuk membantu Indonesia.

Bob kemudian menabung dan membeli sebuah pesawat angkut DC-3 Dakota. Dia memberi nama pesawat itu RI-002. Kenapa bukan RI-001? Bob berpendapat nama RI-001 selayaknya diberikan untuk nama kehormatan pesawat pertama yang dimiliki Indonesia. Ketika Bob disewa, Indonesia tak punya satu pun pesawat angkut.

Bob membantu menyelundupkan emas, candu, perak, kina dan karet dari Indonesia ke luar negeri. Lalu dia membawa senjata, pakaian dan obat-obatan dari luar negeri ke Indonesia. Kisah petualangan Bob seru seperti di film action saja.

Bob juga banyak membantu TNI untuk melakukan operasi militer. Dialah pilot operasi penerjunan pertama yang dilakukan Angkatan Udara Republik Indonesia. Pada 17 Oktober 1947, Bob menerbangkan RI-002 dari Bandara Maguwo ke Kotawaringin, Kalimantan Tengah. TNI menerjunkan 12 prajurit AURI untuk menembus blokade Belanda dan mengobarkan perlawanan di sana.

Bob pula yang mengantar Soekarno berkeliling Sumatera guna meminta sumbangan rakyat untuk membantu perjuangan RI. Rakyat Aceh kemudian menyumbang 20 Kg emas yang kemudian dibelikan pesawat Dakota dengan nama Seulawah atau Gunung Emas. Pesawat ini yang kemudian diberi nomor registrasi RI-001.

Bob memang seorang pilot bayaran. Tapi dia terlibat secara emosional dalam perjuangan bangsa Indonesia. Bob tak bisa menerima perlakuan sewenang-wenang Belanda terhadap rakyat Indonesia. Dalam surat-surat yang dikirimkan ke keluarganya di AS, Bob selalu menggambarkan penghormatannya untuk rakyat Indonesia.

Sayangnya nasib Bob berakhir tragis. Pesawatnya jatuh saat mengirim emas 20 kilogram ke Palembang. Tanggal 29 September 1948, pesawat Dakota milik Bob jatuh di belantara hutan. Diduga pesawat itu ditembak jatuh pesawat pemburu Belanda.

"Dia mengalami kecelakaan saat aku mengirimnya ke Palembang untuk membawa uang untuk membantu gerilya di Sumatera. Tak pernah aku akan melupakan kawanku orang Amerika, Bob Freeberg," kata Soekarno.

Sumber:
;

Wednesday, 22 August 2012

Mengenal Sejarah Nama Laut di Dunia

Nama-nama laut yang ada di dunia kebanyakan berasal dari wilayah dekat laut tersebut. Namun tahukah Anda bahwa sejarah dan nama-nama laut itu sendiri memiliki cerita yang berharga untuk ditilik lebih jauh. Mari kita simak sejarah laut-laut di bawah ini.
 
Laut Arab
Laut Arab
Laut Arab
Nama Laut Arab diterima dari lokasi geografisnya. Kawasan di Samudera Hindia yang dikelilingi oleh India pada bagian timur, Pakistan dan Iran dibagian utara dan semenanjung Arab di bagian barat. Sejak dari jaman kuno, banyak jalur perjalanan laut yang melalui Laut Arab yang menghubungan kawasan Arab dengan Afrika, India, Asia Tenggara dan Cina. Karavan-karavan penjelajah mengaruhi laut, bergelut dengan siang dan malam, berjalan di padang pasir yang cuacanya tidak menentu serta ancaman para perompak. Sekarang, Laut Arab merupakan jalur penghubungan pengiriman barang dari Eropa ke India.
Laut Cina Selatan
Laut Cina Selatan
Laut Cina Selatan
Laut Cina Selatan adalah bagian Samudra Pasifik dan salah satu laut luar terbesar di Bumi. Walaupun dikelilingi oleh negara-negara berbeda, laut ini tetap dinamakan dengan Laut Cina Selatan dan ternyata menyimpan cerita menarik dalam sejarahnya. Di Cina, masyarakat lokal menyebut laut ini sebagai Laut Selatan karena membatasi Cina di bagian selatan. Di Vietnam, laut ini disebut Laut Timur karena berada di sebelah timur negara tersebut. Sebenarnya nama cina selatan diberikan oleh pelaut Portugis yang mengadakan perdagangan dengan Cina. Sebelumnya mereka menamakan laut ini Laut Selatan, namun karena masih banyak laut yang membatasi Cina di bagian selatan sehingga diubah menjasi Laut Cina Selatan.
Laut Karibia
Laut Karibia
Laut Karibia
Laut Karibia yang cantik dengan pulaunya yang eksotik membuat pengunjung kawasan ini mengidentikkan tempat ini seperti surga. Nama karibia didapat dari nama suku asli Amerika yang hidup di kawasan ini pada abad ke-15 yakni Carib yang pertama kali ditemukan penjelajah laut Eropa saat mengunjungi kepulauan Karibia pada saat itu. Christopher Colombus yang pertama kali menemukan Karibia saat berusaha menemukan benua Asia pada tahun 1492. Dengan ditemukannya kepulauan ini, secara cepat kawasan ini berkembang dan mendapatkan sentuhan budaya barat serta jalur perdagangan melalui laut ini menjadi ramai. Hal ini menyebabkan para pembajak juga tergiur untuk membajak kapal-kapal yang berisikan barang-barang yang diperdagangkan. Dewasa ini, kawasan Laut Karibia merupakan tempat 22 pulau indah dan tempat peristirahatan taraf internasional.
Laut Mediterania
Laut Mediterania
Laut Mediterania
Kata Mediterania di dapat dari kata bahasa latin “mediterraneus” yang artinya pertengahan bumi. Orang Roma pada jaman dahulu memberi nama untuk laut ini karena laut Mediterania berada di tengah bumi (antara karena laut ini dikelilingi oleh daratan atau karena kawasan tengah bumi yang mereka ketahui hanya laut ini). Laut Mediterania memiliki peranan penting bagi sejarah budaya-budaya kuno. Laut ini mendukung perdagangan dan perluasan kekuasaan bangsa Eropa kuno.
Laut Bering
Laut Bering
Laut Bering
Laut ini diberi nama bering karena penjelajah Eropa yang pertama kali menjelajahi laut ini, Vitrus Bering sejak tahun 1725-1743. Bagian utara laut ini dikelilingi Alaska, Siberia dan Semenanjung Kamchatka. Laut Bering dilapisi oleh es saat musim dingin dan tidak cukup hangat untuk dijadikan tempat berenang, tidak juga saat musim panas.
Laut Okhotsk
Laut Okhotsk
Laut Okhotsk
Laut Okhotsk pertama kali dijelajahi oleh orang Rusia bernama Ivan Moskvitin dan Vassili Poyarkov di tahun 1640an. Berdasarkan ahli sejarah Rusia, nama okhotsk didapat dari kata “okhota” yang berarti sungai dalam bahasa suku yang pada jaman dahulu tinggal di kawasan ini. Nama okhota sendiri juga dipakai sebagai nama sungai yang bermuara ke Laut Okhotsk. Hampir setiap tahun laut ini dilapisi es dan sebagian besar pulau-pulau di laut ini tidak berpenghuni.
Laut Andaman
Laut Andaman
Laut Andaman
Laut Andaman adalah laut yang terletak di bagian timur laut Samudera Hindia dan namanya diambil dari kepulauan Andaman. Pada jaman dahulu, kepulauan ini ditinggali suku kanibal. Kata “andaman” pertama kali muncul di karya ahli geografi Arab pada abad ke-9. Anggapan lain mengatakan bahwa kata andaman berasal dari bangsa melayu yang sering berlayar di lautan ini dan menangkap suku asli untuk dijadikan para budak. Bangsa melayu memanggil pulau tersebut dengan Handuman yang kemudian menjadi Andaman.
Laut Merah
Laut Merah
Laut Merah
Laut Merah adalah kata terjemahan langsung dari kata bahasa Yunani “Erythra Thalassa” yang berasal dari jaman kuno. Ada dua teori mengapa laut ini dinamakan merah. Satu teori mengatakan terdapat bakteri merah yang muncul di permukaan laut pada musim tertentu dan satu lagi mengatakan karena gunung-gungung yang berwarna kemerahan dan kaya mineral yang terdapat di pinggir laut tersebut.

Laut Hitam
Laut Hitam
Laut Hitam
Laut Hitam adalah laut dalam yang dikelilingi kawasan Eropa, Anatolia dan pegunungan Kaukasus. Di setiap negara dimana laut ini berada memiliki cerita dan sejarah berbeda dari asal muasal nama Laut Hitam. Contohnya yang mengatakan bahwa laut ini begitu dalam sehingga memantulkan warna hitam atau karena laut ini berada di sebelah utara Turki ( kata utara dalam bahasa kuno di Turki istilahnya adalah hitam). Hal yang paling masuk akal untuk menjelaskan asal usul nama hitam adalah terdapatnya lapisan hidrogen sulfida yang terkandung 200 meter di bawah permukaan laut. Komponen ini membantu hidupnya populasi mikrobiologi yang menhasilkan semacam sedimen hitam, sehingga menyebabkan laut ini kelihatan hitam dan gelap.


Sumber: http://ohohyess.blogspot.com/2012/08/mengenal-sejarah-nama-laut-di-dunia.html#ixzz24E9j7KI3
;

Monday, 20 August 2012

Jandanya Ir.Soekarno, Asal Jepang Madam "Naoko Nemoto

Ratna Sari Dewi Soekarno (lahir dengan nama Naoko Nemoto (根本七保子 Nemoto Naoko?) di Tokyo, 6 Februari 1940; umur 72 tahun) adalah istri ke-5 Soekarno yang merupakan Presiden Indonesia pertama. Dewi menikah dengan Soekarno pada tahun 1962 ketika berumur 19 tahun dan mempunyai anak yaitu Kartika Sari Dewi Soekarno. Dewi berkenalan dengan Soekarno lewat seorang relasi ketika Bung Karno berada di Hotel Imperial, Tokyo. Menjelang redupnya kekuasaan Soekarno, Dewi meninggalkan Indonesia. Setelah lebih sepuluh tahun bermukim di Paris, sejak 1983 Dewi kembali menetap di Jakarta.


















Biografi

Ketika berumur 19 tahun, Dewi Soekarno bertemu dengan Soekarno yang telah berumur 57 tahun sewaktu sedang dalam kunjungan kenegaraan di Jepang. Sebelum menjadi istri Sukarno, ia adalah seorang pelajar dan entertainer. Ada gosip bahwa dirinya telah bekerja sebagai geisha, namun beliau telah berulang kali menyangkal hal ini. Dia mempunyai seorang putri bernama Kartika. [1]
Setelah bercerai dengan Sukarno, Ratna Sari Dewi Soekarno kemudian pindah ke berbagai negara di Eropa termasuk Swiss, Perancis, dan Amerika Serikat. Pada tahun 2008 ia menetap di Shibuya, Tokyo, Jepang, di mana dia tinggal di sebuah tempat yang luas dengan empat lantai dan penuh kenangan. [2].
Ratna Sari Dewi Soekarno dikenal dengan kepribadiannya yang terus terang. Beliau sering disebut sebagai Dewi Fujin (デヴィ 夫人 Devi Fujin, secara harfiah "Ibu Dewi" atau "Madame Dewi"). Nama lengkapnya adalah Ratna Sari Dewi Soekarno (ラトナ サリ デヴィ スカルノ Ratona Sari Devi Sukaruno), tapi dia lebih sering disebut sebagai "Madame Dewi". Dia membuat penampilan di media massa setelah Januari 2008 kematian suaminya penerus Soeharto, menyalahkan dia untuk melembagakan sebuah rezim represif dan menyerupai Despotisme Kamboja, Pol Pot. [3]
Pada tahun 2008 Ratna Sari Dewi Soekarno menjalankan sendiri bisnis perhiasan dan kosmetik serta aktif dalam penggalangan dana. Terkadang dia tampil di acara TV Jepang dan menjadi juri untuk kontes kecantikan, seperti Miss International 2005 di Tokyo.
[sunting]Kontroversi

Pada bulan Januari 1992, Dewi menjadi terlibat di dalam banyak perkelahian dipublikasikan di sebuah pesta di Aspen, Colorado, Amerika Serikat dengan sesama tokoh masyarakat internasional dan ahli waris Minnie Osmeña, putri mantan presiden Filipina. Ketegangan sudah ada antara keduanya, dimulai dengan pertukaran di pihak lain beberapa bulan sebelumnya, di mana Dewi terdengar tertawa ketika Osmena menyatakan rencana politiknya, di antaranya adalah keinginan untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden Filipina. Aspen meludah yang konon dilaporkan oleh dipicunya sebuah kiasan yang dibuat oleh Dewi untuk Osmena di masa lalu yang kemudian memuncak dengan Dewi memukul wajah Osmena dengan memakai gelas anggur. Pukulan tersebut meninggalkan luka yang membutuhkan 37 jahitan. [4] Dewi kemudian dipenjara selama 34 hari di Aspen untuk perilaku kacau setelah kejadian.[1]
Pada tahun 1998, ia berpose untuk sebuah buku foto berjudul Madame Syuga yang diterbitkan di negara asalnya, di mana sebagian gambar yang ditampilkan ia pose-pose setengah bugil dan menampakan seperti tato. Bukunya untuk sementara tidak didistribusikan di Indonesia dan segera dilarang karena dengan banyak orang Indonesia merasa tersinggung dengan apa yang dianggap mencemarkan nama baik Sukarno dan warisannya. [1] [5]
[sunting]Penampilan dalam Dunia Pop

Dalam Daikon Nerima Brothers sebagai Yukika Karakuri / Deb Soekarno / "Lady Deb" merupakan sebuah parodi Ratna Sari Dewi Soekarno.
Dalam Sayonara Zetsubou Sensei "Presiden Soekarno" adalah pada daftar "hal-hal yang mengesankan dibayangi"; "Madame Dewi" adalah apa yang ia bayangkan.
Dalam Gaki no Tsukai ya Arahende dia mempunyai sebuah penampilan cameo selama 2009 No Laughing Hotelman Batsu Game sebagai sopir taksi.

sumber

;

Saturday, 11 August 2012

Metode Penyiksaan yang Aneh



pada zaman abad pertengahan, orang-orang mencari cara untuk mengurangi kejahatan. Daripada membiarkan para penjahat duduk di sel penjara, seperti saat ini, mereka menggunakan alat penyiksaan yang berbeda. Perangkat ini datang dalam segala bentuk dan ukuran dan dimaksudkan untuk menakut-nakuti penjahat lainnya supaya tidak melakukan kejahatan yang dilakukan oleh orang yang sedang disiksa. Inilah beberapa metode penyiksaan yang aneh yang dilakukan pada abad pertengahan :

1. The brazen bull

perangkat ini dirancang di yunani oleh perillos athena. The brazen bull terbuat dari kuningan dan dibentuk seperti banteng berongga dengan pintu di samping. Orang yang dihukum ditutup di dalam banteng. Lalu dibawahnya dinyalakan api yang sangat panas. Karena the brazen bull terbuat dari kuningan maka akan menyebabkan seseorang di dalamnya terpanggang sampai mati. The brazen bull dikonfigurasi dengan tabung sehingga ketika orang yang di dalamnya berteriak maka akan terdengar seperti banteng yang mengamuk.

2. The breaking wheel

the breaking wheel adalah roda penyiksaan yang digunakan untuk membunuh penjahat dengan cara yang sangat lambat. Sang terpidana akan diikat pada roda, di mana sang pengeksekusi akan melanjutkan dengan mematahkan kepala sang terpidana menggunakan pedang atau kapak. Setelah itu selesai, sang terpidana akan ditinggalkan di sana untuk mati dan bahkan burung-burung akan mematuk daging mereka sampai kematiannya lengkap.

3. The rack

perangkat ini adalah sebuah kotak persegi panjang dengan bingkai kayu dengan roller yang ada baik pada salah satu ujung atau pada kedua ujungnya. Biasanya pada salah satu ujung memiliki bar tetap, di mana kaki terkunci di atasnya, dan ujung lainnya memiliki bar bergerak, di mana tangan yang terikat padanya. The rack memiliki tuas yang digunakan saat interogasi berlangsung. Pada sistem tuas dan katrol yang pada akhirnya akan menyebabkan sendi orang yang sedang disiksasampai terkilir dan kemudian terpisah. Akhirnya, otot, ligamen, dan tulang rawan akan pecah dan memisahkan anggota badan dari tubuh yang dieksekusi.

4. Judas cradle

judas cradle adalah penyiksaan perangkat kursi berbentuk piramida. Sang terpidana ditempatkan di atasnya, dengan ujungnya dimasukkan ke dalam lubang pantat mereka (di tusbol gan) secara perlahan-lahan . Sang terpidana biasanya telanjang dalam rangka untuk menambah penghinaan mereka . Perangkat ini dianggap untuk meregangkan lubang pantat dan akan menyebabkan rasa sakit, robekan dan air mata, yang akhirnya akan menyebabkan kematian.
5. Coffin torture

perangkat ini digunakan pada abad pertengahan. Sang terpidana akan ditempatkan pada peti mati logam dan ditinggalkan di sana untuk jumlah waktu yang tepat. Tergantung pada kejahatannya, sang terpidana dapat ditinggalkan di sana sampai mati, lalu hewan memakan daging mereka atau mereka akan ditempatkan di layar public, lalu orang-orang yang mengelilingi sang terpidana dalam peti mati, akan melempar batu atau benda sampai mereka akhirnya mati.

sumber :http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=12514299
;

Monday, 30 July 2012

Sejarah Konflik Indonesia vs Malaysia




Sejarah Konflik Indonesia vs Malaysia, Exelroze.info – Konflik Indonesia VS Malengsia atau yang lebih dikenal sebagai Konfrontasi Indonesia-Malaysia adalah sebuah perang mengenai masa depan Malaya, Brunei, Sabah dan Sarawak yang terjadi antara Federasi Malaysia dan Indonesia pada tahun 1962-1966.
Perang ini berawal dari keinginan Federasi Malaya lebih dikenali sebagai Persekutuan Tanah Melayu pada tahun 1961 untuk menggabungkan Brunei, Sabah dan Sarawak kedalam Federasi Malaysia yang tidak sesuai dengan perjanjian Manila Accord Wikisource-logo.svg oleh karena itu Keinginan tersebut ditentang oleh Presiden Soekarno yang menganggap pembentukan Federasi Malaysia yang sekarang dikenal sebagai Malaysia sebagai “boneka Inggris” merupakan kolonialisme dan imperialisme dalam bentuk baru serta dukungan terhadap berbagai gangguan keamanan dalam negeri dan pemberontakan di Indonesia.
Pelanggaran perjanjian internasional konsep THE MACAPAGAL PLAN antara lain melalui perjanjian Manila Accord Wikisource-logo.svg tanggal 31 Juli 1963, Manila Declaration Wikisource-logo.svg tanggal 3 Agustus 1963, Joint Statement Wikisource-logo.svg tanggal 5 Agustus 1963[4] mengenai dekolonialisasi Wikisource-logo.svg yang harus mengikut sertakan rakyat Sarawak dan Sabah yang status kedua wilayah tersebut sampai sekarang masih tercatat pada daftar Dewan Keamanan PBB sebagai wilayah Non-Self-Governing Territories
Latar belakang Konflik Indonesia dengan Malaysia
Pada 1961, Kalimantan dibagi menjadi empat administrasi. Kalimantan, sebuah provinsi di Indonesia, terletak di selatan Kalimantan. Di utara adalah Kerajaan Brunei dan dua koloni Inggris; Sarawak dan Borneo Utara, kemudian dinamakan Sabah. Sebagai bagian dari penarikannya dari koloninya di Asia Tenggara, Inggris mencoba menggabungkan koloninya di Kalimantan dengan Semenanjung Malaya, Federasi Malaya dengan membentuk Federasi Malaysia.
Rencana ini ditentang oleh Pemerintahan Indonesia; Presiden Soekarno berpendapat bahwa Malaysia hanya sebuah boneka Inggris, dan konsolidasi Malaysia hanya akan menambah kontrol Inggris di kawasan ini, sehingga mengancam kemerdekaan Indonesia. Filipina juga membuat klaim atas Sabah, dengan alasan daerah itu memiliki hubungan sejarah dengan Filipina melalui Kesultanan Sulu.
Di Brunei, Tentara Nasional Kalimantan Utara (TNKU) memberontak pada 8 Desember 1962. Mereka mencoba menangkap Sultan Brunei, ladang minyak dan sandera orang Eropa. Sultan lolos dan meminta pertolongan Inggris. Dia menerima pasukan Inggris dan Gurkha dari Singapura. Pada 16 Desember, Komando Timur Jauh Inggris (British Far Eastern Command) mengklaim bahwa seluruh pusat pemberontakan utama telah diatasi, dan pada 17 April 1963, pemimpin pemberontakan ditangkap dan pemberontakan berakhir.
Filipina dan Indonesia resminya setuju untuk menerima pembentukan Federasi Malaysia apabila mayoritas di daerah yang hendak dilakukan dekolonial memilihnya dalam sebuah referendum yang diorganisasi oleh PBB. Tetapi, pada 16 September, sebelum hasil dari pemilihan dilaporkan. Malaysia melihat pembentukan federasi ini sebagai masalah dalam negeri, tanpa tempat untuk turut campur orang luar, tetapi pemimpin Indonesia melihat hal ini sebagai perjanjian Manila Accord Wikisource-logo.svg yang dilanggar dan sebagai bukti kolonialisme dan imperialisme Inggris.
“ Sejak demonstrasi anti-Indonesia di Kuala Lumpur, ketika para demonstran menyerbu gedung KBRI, merobek-robek foto Soekarno, membawa lambang negara Garuda Pancasila ke hadapan Tunku Abdul Rahman—Perdana Menteri Malaysia saat itu—dan memaksanya untuk menginjak Garuda[6], amarah Soekarno terhadap Malaysia pun meledak”
Demonstrasi anti-Indonesia di Kuala Lumpur yang berlangsung tanggal 17 September 1963, berlaku ketika para demonstran yang sedang memuncak marah terhadap Presiden Sukarno yang melancarkan konfrontasi terhadap Malaysia[7]an juga kerana serangan pasukan militer tidak resmi Indonesia terhadap Malaysia. Ini berikutan pengumuman Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio bahwa Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia pada 20 Januari 1963. Selain itu pencerobohan sukarelawan Indonesia (sepertinya pasukan militer tidak resmi) mulai memasuki Sarawak dan Sabah untuk menyebar propaganda dan melaksanakan penyerangan dan sabotase pada 12 April berikutnya.
Soekarno yang murka karena hal itu mengutuk tindakan demonstrasi anti-Indonesian yang menginjak-injak lambang negara Indonesia[8] dan ingin melakukan balas dendam dengan melancarkan gerakan yang terkenal dengan nama Ganyang Malaysia. Soekarno memproklamirkan gerakan Ganyang Malaysia melalui pidato beliau yang amat bersejarah, berikut ini:
“ Kalau kita lapar itu biasa
Kalau kita malu itu juga biasa
Namun kalau kita lapar atau malu itu karena Malaysia, kurang ajar!
Kerahkan pasukan ke Kalimantan hajar cecunguk Malayan itu!
Pukul dan sikat jangan sampai tanah dan udara kita diinjak-injak oleh Malaysian keparat itu
Doakan aku, aku kan berangkat ke medan juang sebagai patriot Bangsa, sebagai martir Bangsa dan sebagai peluru Bangsa yang tak mau diinjak-injak harga dirinya.
Serukan serukan keseluruh pelosok negeri bahwa kita akan bersatu untuk melawan kehinaan ini kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki Gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.
Yoo…ayoo… kita… Ganjang…
Ganjang… Malaysia
Ganjang… Malaysia
Bulatkan tekad
Semangat kita badja
Peluru kita banjak
Njawa kita banjak
Bila perlu satoe-satoe!”
Soekarno.
Perang Indonesia VS Malaysia
Pada 20 Januari 1963, Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio mengumumkan bahwa Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia. Pada 12 April, sukarelawan Indonesia (sepertinya pasukan militer tidak resmi) mulai memasuki Sarawak dan Sabah untuk menyebar propaganda dan melaksanakan penyerangan dan sabotase. Tanggal 3 Mei 1963 di sebuah rapat raksasa yang digelar di Jakarta, Presiden Sukarno mengumumkan perintah Dwi Komando Rakyat (Dwikora) yang isinya:
* Pertinggi ketahanan revolusi Indonesia
* Bantu perjuangan revolusioner rakyat Malaya, Singapura, Sarawak dan Sabah, untuk menghancurkan Malaysia
Pada 27 Juli, Sukarno mengumumkan bahwa dia akan meng-”ganyang Malaysia”. Pada 16 Agustus, pasukan dari Rejimen Askar Melayu DiRaja berhadapan dengan lima puluh gerilyawan Indonesia.
Meskipun Filipina tidak turut serta dalam perang, mereka memutuskan hubungan diplomatik dengan Malaysia.
Federasi Malaysia resmi dibentuk pada 16 September 1963. Brunei menolak bergabung dan Singapura keluar di kemudian hari.
Ketegangan berkembang di kedua belah pihak Selat Malaka. Dua hari kemudian para kerusuhan membakar kedutaan Britania di Jakarta. Beberapa ratus perusuh merebut kedutaan Singapura di Jakarta dan juga rumah diplomat Singapura. Di Malaysia, agen Indonesia ditangkap dan massa menyerang kedutaan Indonesia di Kuala Lumpur. Di sepanjang perbatasan di Kalimantan, terjadi peperangan perbatasan; pasukan Indonesia dan pasukan tak resminya mencoba menduduki Sarawak dan Sabah, dengan tanpa hasil.

sumber
;

Saturday, 10 March 2012

Sejarah Hari Wanita



Berbahagian para wanita karena hari ini adalah hari wanita sedunia. Mungkin hari ini berbeda dari hari ulangtahun masing – masing yang dirayakan makan bareng, kue ultah, lagu ulang tahun, baju wanita yang indah dan aksesoris yang memukau. Hari ini berfungsi sebagai hari peringatan akan keberhasilan wanita di bidang ekonomi, politik dan sosial.
Awal Cerita Perayaan Hari Wanita Sedunia

Sebenarnya perayaan hari wanita ini pertama kalinya diadakan pada tanggal 28 Februari 1909. Perayaan ini pertama kalinya diadakan oleh negara Amerika Serikat setelah adanya deklarasi dari Socialist Party of America (SPA). Melihat keberhasilan wanita di Amerika Serikat, wanita lain dari berbagai negara mulai memperjuangan hak mereka baik di bidang ekonomi, politik dan sosial.

Pada tanggal 18 Maret 1911, International Woman’s Day (Hari Wanita Sedunia) yang disingkat IWD pertama kalinya diperingati oleh lebih dari 1 juta orang yang berasala dari Austria, Jerman, Denmark dan Swiss. Perjuangan wanita tidak berhenti disana. Dengan mengenakan baju wanita terbaik mereka, mereka bergerak agar negara mengakui hak – hak mereka. Ini terjadi di berbagai negara.

Pada tahun 1913, Wanita Rusia bangkit dan merayakan IWD pada hari minggu terakhir bulan Februari. Wanita Rusia tidak kenal takut. Pada hari minggu terakhir di bulan Februari tahun 1917 (jatuh oada tanggal 8 Maret sesuai penanggalan Gregorian), wanita Rusia mengadakan demo sebagai bentuk perayaan IWD.

Pada tanggal 8 Mei 1965, pemerintah Soviet mengeluarkan undang – undang baru bahwa IWD akan dianggap sebagai hari libur nasional untuk negaranya. Para wanita soviet akhirnya bisa menggenakan baju wanita terbaik mereka dan berkumpul dengan sesamanya untuk menikmati hari libur mereka.
Keputusan Penting Untuk Hari Wanita Sedunia

Untuk negara – negara di barat, perayaan ini sangatlah penting. Pada tahun 1977, PBB mengundang setiap negara yang sudah menjadi anggota PBB untuk menyatuhkan pendapat tentang hari yang akan ditetapkan sebagai hari wanita sedunia. Hasil dari pertemuan tersebuta adalah PBB mempromoklasikan tanggal 8 Maret sebagai hari wanita internasional yang memperingati hak asasi wanita dan perdamainan dunia.

Kesimpulan Dari Sejarah Hari Wanita Sedunia Bila dihitung – hitung, untuk mendapat pengakuan ini, kaum perempuan telah berjuang cukup panjang. Ini memberikan kita sebuah pencerahan bahwa bila bersama – sama semua hal yang diinginkan akan tercapai dan jangan pernah menyerah.
Sumber :http://events.lintas.me
;

Saturday, 3 March 2012

Sejarah Panjang Kota Malang Sejak Zaman Prasejarah Sampai Modern

Daerah Malang merupakan peradaban tua yang tergolong pertama kali muncul dalam sejarah Indonesia yaitu sejak abad ke 7 Masehi. Peninggalan yang lebih tua seperti di Trinil (Homo Soloensis) dan Wajak - Mojokerto (Homo Wajakensis) adalah bukti arkeologi fisik (fosil) yang tidak menunjukkan adanya suatu peradaban.
Peninggalan purbakala disekitar wilayah Kota Malang seperti Prasasti Dinoyo (760 Masehi), Candi Badut, Besuki, Singosari, Jago, Kidal dan benda keagamaan berasal dari tahun 1414 di Desa Selabraja menunjukkan Malang merupakan pusat peradaban selama 7 abad secara kontinyu.




CANDI BADUT

Malang merupakan wilayah kekuasaan 5 dinasti yaitu Dewasimha / Gajayana (Kerajaan Kanjuruhan), Balitung / Daksa / Tulodong Wawa (Kerajaan Mataram Hindu), Sindok / Dharmawangsa / Airlangga / Kertajaya (Kerajaan Kediri), Ken Arok hingga Kertanegara (Kerajaan Singosari), Raden Wijaya hingga Bhre Tumapel 1447 - 1451 (Kerajaan Majapahit).

MASA KERAJAAN KANJURUHAN

Kerajaan Kanjuruhan menurut para ahli purbakala berpusat dikawasan Dinoyo Kota Malang sekarang. Salah satu bukti keberadaan Kerajaan Kanjuruhan ini adalah Prasasti Dinoyo yang saat ini berada di Museum Jakarta. Prasasti Dinoyo ditemukan di Desa Merjosari (5 Km. sebelah Barat Kota Malang), di kawasan Kampus III Universitas Muhammadiyah saat ini. Prasasti Dinoyo merupakan peninggalan yang unik karena ditulis dalam huruf Jawa Kuno dan bukan huruf Pallawa sebagaimana prasasti sebelumnya. Keistimewaan lain adalah cara penulisan tahun berbentuk Condro Sangkala berbunyi Nayana Vasurasa (tahun 682 Saka) atau tahun 760 Masehi. Dalam Prasasti Dinoyo diceritakan masa keemasan Kerajaan Kanjuruhan sebagaimana berikut :

Ada sebuah kerajaan yang dipimpin oleh Raja yang sakti dan bijaksana dengan nama Dewasimha
Setelah Raja meninggal digantikan oleh puteranya yang bernama Sang Liswa
Sang Liswa terkenal dengan gelar Gajayana dan menjaga Istana besar bernama Kanjuruhan
Sang Liswa memiliki puteri yang disebut sebagai Sang Uttiyana
Raja Gajayana dicintai para brahmana dan rakyatnya karena membawa ketentraman diseluruh negeri
Raja dan rakyatnya menyembah kepada yang mulia Sang Agastya
Bersama Raja dan para pembesar negeri Sang Agastya (disebut Maharesi) menghilangkan penyakit
Raja melihat Arca Agastya dari kayu Cendana milik nenek moyangnya
Maka raja memerintahkan membuat Arca Agastya dari batu hitam yang elok

Salah satu Arca Agastya ada di dalam kawasan Candi Besuki yang saat ini tinggal pondasinya saja. Bukti lain keberadaan Kerajaan Kanjuruhan adalah Candi Badut yang hingga kini masih cukup baik keadaannya serta telah mengalama renovasi dari Dinas Purbakala. Peninggalan lain adalah Patung Dewasimha yang berada di tengah Pasar Dinoyo saat ini.

MASA KERAJAAN MATARAM HINDU

Keturunan Dewasimha dan Gajayana mundur sejalan dengan munculnya dinasti baru di daerah Kediri yaitu Balitung, Daksa, Tulodong dan Wawa yang merupakan keturunan Raja Mataram Hindu di Jawa Tengah. Balitung (898 - 910) adalah Raja Mataram pertama yang menguasai Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dinasti ini memusatkan kekuasaannya di daerah Kediri yang lebih dekat ke Jawa Tengah dibandingkan dengan bekas pusat kekuasaan Kerajaan Kanjuruhan di Malang. Pada masa ini Malang hanyalah sebuah wilayah yang tidak begitu penting kedudukannya.

MASA KERAJAAN KEDIRI, DAHA DAN JENGGALA

Dinasti berikutnya yang menguasai Kediri setelah kemunduran Mataram Hindu adalah keturunan Sindok, Dharmawangsa, Airlangga dan terakhir Kertajaya (1216 - 1222). Pada masa ini pusat kekuasaan beralih ke Daha / Jenggala sedangkan daerah Malang menjadi sebuah wilayah setingkat Kadipaten yang maju dan besar terutama sebagai dalam bidang keagamaan dan perdagangan, dipimpin oleh seorang Akuwu.


MASA KERAJAAN SINGOSARI




Singosari dikenal sebagai salah satu kerajaan terbesar di tanah Jawa yang disegani diseluruh Nusantara dan manca negara. Singosari semula adalah sebuah Kadipaten dibawah kekuasaan Raja Kediri yaitu Kertajaya. Kadipaten tersebut bernama Tumapel dipimpin oleh Akuwu Tunggul Ametung yang kemudian direbut kedudukannya oleh Ken Arok. Ken Arok kemudian mengembalikan pusat kekuasaan ke daerah Malang setelah Kediri ditaklukkan. Selama 7 generasi Kerajaan Singosari berkembang pesat hingga menguasai sebagian besar wilayah Nusantara. Bahkan Raja terakhir yaitu Kertanegara mempermalukan utusan Maharaja Tiongkok Kubhilai Khan yang meminta Singosari menyerahkan kekuasaannya.

Singosari jatuh ketangan Kediri ketika sebagian besar pasukan Kertanegara melakukan ekspedisi perang hingga ke Kerajaan Melayu dan Sriwijaya. Namun tidak lama kemudian pasukan Kediri berhasil dipukul mundur oleh keturunan Kertanegara yaitu Raden Wijaya yang kemudian dikenal sebagai pendiri Kerajaan Majapahit. Pada saat yang hampir bersamaan Raden Wijaya juga harus menghadapi serbuan dari armada Tiongkok yang menuntut balas atas perlakuan Raja Singosari sebelumnya (Kertanegara) terhadap utusannya. Armada Tiongkok inipun berhasil dikalahkan oleh Raden Wijaya berkat bantuan dari Penguasa Madura yaitu Arya Wiraraja.

MASA KERAJAAN MAJAPAHIT

Kerajaan Majapahit mencapai masa keemasan ketika dipimpin oleh Hayam Wuruk dengan patihnya Gajah Mada yang terkenal dengan Sumpah Palapa. Majapahit menaklukkan hampir seluruh Nusantara dan melebarkan sayapnya hingga ke seluruh Asia Tenggara. Pada masa ini daerah Malang tidak lagi menjadi pusat kekuasaan karena diduga telah pindah ke daerah Nganjuk. Menurut para ahli di Malang ditempatkan seorang penguasa yang disebut Raja pula.

Dalam Negara Kertagama dikisahkan Hayam Wuruk sebagai Raja Majapahit melakukan ziarah ke makam leluhurnya (yang berada disekitar daerah Malang), salah satunya di dekat makam Ken Arok. Ini menunjukkan bahwa walaupun bukan pusat pemerintahan namun Malang adalah kawasan yang disucikan karena merupakan tanah makam para leluhur yang dipuja sebagai Dewa. Beberapa prasasti dan arca peninggalan Majapahit dikawasan puncak Gunung Semeru (Telaga Ranu Gumbolo) dan juga di Gunung Arjuna menunjukkan bahwa kawasan Gunung Bromo - Tengger - Semeru serta Gunung Arjuna adalah tempat bersemayam para Dewa dan hanya keturunan Raja yang boleh menginjakkan kaki di wilayah tersebut. Bisa disimpulkan bahwa berbagai peninggalan tersebut merupakan rangkaian yang saling berhubungan walaupun terpisah oleh masa yang berbeda sepanjang 7 abad.

ASAL USUL NAMA KOTA MALANG

Nama Batara Malangkucecwara disebutkan dalam Piagam Kedu (tahun 907) dan Piagam Singhasari (tahun 908). Diceritakan bahwa para pemegang piagam adalah pemuja Batara (Dewa) Malangkucecwara, Puteswara (Putikecwara menurut Piagam Dinoyo), Kutusan, Cilahedecwara dan Tulecwara. Menurut para ahli diantaranya Bosch, Krom dan Stein Calleneis, nama Batara tersebut sesungguhnya adalah nama Raja setempat yang telah wafat, dimakamkan dalam Candi Malangkucecwara yang kemudian dipuja oleh pengikutnya, hal ini sesuai dengan kultus Dewa - Raja dalam agama Ciwa.

Nama para Batara tersebut sangat dekat dengan nama Kota Malang saat ini, mengingat nama daerah lain juga berkaitan dengan peninggalan di daerah tersebut misalnya Desa Badut (Candi Badut), Singosari (Candi Singosari). Dalam Kitab Pararaton juga diceritakan keeratan hubungan antara nama tempat saat ini dengan nama tempat di masa lalu misalnya Palandit (kini Wendit) yang merupakan pusat mandala atau perguruan agama. Kegiatan agama di Wendit adalah salah satu dari segitiga pusat kegiatan Kutaraja pada masa Ken Arok (Singosari - Kegenengan - Kidal - Jago : semuanya berupa candi).

Pusat mandala disebut sebagai panepen (tempat menyepi) salah satunya disebut Kabalon (Kebalen di masa kini). Letak Kebalen kini yang berada di tepi sungai Brantas sesuai dengan kisah dalam Pararaton yang menyebut mandala Kabalon dekat dengan sungai. Disekitar daerah Kebalen - Kuto Bedah - DAS Brantas banyak dijumpai gua buatan manusia yang hingga kini masih dipakai sebagai tempat menyepi oleh pengikut mistik dan kepercayaan. Bukti lain kedekatan nama tempat ini adalah nama daerah Turyanpada kini Turen, Lulumbang kini Lumbangsari, Warigadya kini Wagir, Karuman kini Kauman.

Pararaton ditulis pada tahun 1481 atau 250 tahun sesudah masa Kerajaan Singosari menggunakan bahasa Jawa Pertengahan dan bukan lagi bahasa Jawa Kuno sehingga diragukan sebagai sumber sejarah yang menyangkut pemerintahan dan politik. Penulisan Pararaton sudah .

Namun pendekatan yang dipakai para ahli dalam menyelidiki asal usul nama Kota Malang didasarkan pada asumsi bahwa nama tempat tidak akan jauh berubah dalam kurun waktu tersebut. Hal ini bisa dibuktikan antara lain dari nama Kabalon (tempat menyepi) ternyata juga disebutkan dalam Negara Kertagama. Dalam kitab tersebut dikisahkan bahwa puteri mahkota Hayam Wuruk yaitu Kusumawardhani (Bhre Lasem) sebelum menggantikan ayahnya terlebih dahulu menyepi di di Kabalon dekat makam leluhurnya yaitu Ken Arok atau Rangga Rajasa alias Cri Amurwabumi. Makam Ken Arok tersebut adalah Candi Kegenengan.

Namun istilah Kabalon hanya dikenal dikalangan bangsawan, hal inilah yang menyebabkan istilah Kabalon tidak berkembang. Rakyat pada masa itu tetap menyebut dan mengenal daerah petilasan Malangkucecwara dengan nama Malang hingga diwariskan pada masa sekarang.

MASA KOLONIAL

Setelah kemunduran Kerajaan Majapahit yang terdesak oleh Kerajaan Mataram Islam, daerah Malang semakin ditinggalkan bahkan dijauhi karena kultus Dewa - Raja dan agama Hindu bertentangan dengan ajaran Islam. Peninggalan peradaban Hindu - Ciwa tidak lagi diperhatikan karena sisa pengikut Kerajaan Majapahit yang memeluk agama Hindu Ciwa menyingkir ke daerah Tengger dan keturunannya dikenal sebagai masyarakat Tengger sekarang.

Kedatangan bangsa kulit putih antara lain Portugis, Belanda dan Inggris pada akhirnya mengakibatkan kemunduran Kerajaan mataram sehingga Nusantara jatuh kedalam masa penjajahan. Dalam masa pertengahan penjajahan menurut Buku History of Java karangan Gubernur Jenderal Raffles (1812), Malang merupakan daerah perkebunan dibawah Kabupaten Pasuruan. Malang berkembang pesat setelah ada jalur kereta api dan dibukanya berbagai perkebunan terutama tebu untuk industri gula. Sampai saat ini dua pabrik gula peninggalan kolonial masih beroperasi yaitu PG. Krebet Baru dan PG. Kebon Agung.




MASA KEMERDEKAAN




Pada masa sesudah Proklamasi Kemerdekaan di Malang didirikan Pemerintah Daerah Sementara dan pada masa Perang Kemerdekaan (Clash I 1947 dan Clash II 1949) daerah Malang menjadi basis perjuangan baik politis maupun gerilya.

Berbagai pasukan antara lain TGP dan pasukan Hamid Rusdi sangat terkenal dengan kegigihan dan keberaniannya. Salah satu pertempuran dahsyat dalam mempertahankan Kota Malang yang selalu dikenang adalah front Jalan Salak (kini Jalan Pahlawan Trip). Pada saat itu gugur 35 orang anggota Brigade 17 Detasemen I Trip Jawa Timur. Di bekas lokasi pertempuran tersebut kini didirikan Monumen dan Makam Pahlawan Trip. Makam Pahlawan yang lain terletak di Jalan Veteran tidak jauh dari Jalan Pahlawan Trip.


MASA ORDE LAMA



Pergolakan politis pada akhir masa Orde Lama juga terjadi di Malang karena aktifitas PKI / Komunis cukup banyak mempengaruhi masyarakat terutama golongan pemuda. Terjadi rapat2 umum, demonstrasi, kerusuhan dan bentrokan fisik antara pendukung Komunis dengan pendukung Pancasila, salah satunya yang terkenal adalah penyerbuan Gedung Sarinah sekarang. Akhirnya kelompok Komunis dapat dikalahkan dan melarikan diri ke daerah Blitar sehingga dilakukan operasi militer Sandhi Yudha yang mengakhiri petualangan Komunis di Indonesia.

MASA ORDE BARU

Kota Malang berkembang pesat pada masa Orde Baru berkat perkembangan perekonomian yang semakin baik dan semangat masyarakat yang kuat untuk meraih hari depan yang lebih baik. Berbagai kegiatan pembangunan di segala bidang terus dilakukan dan memberikan hasil yang memuaskan.

MASA REFORMASI

Malang sebagai Kota Pendidikan juga menjadi salah satu barometer aksi yang menggulirkan reformasi. Ribuan Pelajar dan Mahasiswa turun ke jalan untuk memperjuangkan hak rakyat dan prinsip demokrasi hingga berhasil. Dan perjuangan terus dilanjutkan di daerah antara lain dengan mengupayakan pemilihan Pimpinan Daerah (Walikota) yang demokratis.


http://adaapasekarang.blogspot.com/2012/01/sejarah-panjang-kota-malang-sejak-zaman.html;